About Us

Official Facebook – http://www.facebook.com/arrodiyah

Panti Asuhan Ar-rodiyah Dulu Hingga Sekarang

Berkat partisipasi masyarakat sejarah panti asuhan yatim-piatu AR-rodiyah (PA AR-rodiyah) diawali dengan keprihatinan terhadap banyaknya anak-anak yatim di daerah itu. Saat itu sebuah majelis Ta’lim yang diberi nama Al jihad  melakukan kerja –kerja sosialnya dengan menyantuni anak-anak yatim di kelurahan sambiroto, kecamatan tembalang –semarang penyantunan ini dilakukan setiap tanggal 10 Muharam dari tahun 1989 hingga akhirnya berkembang menjadi menyantuni keluarga yang kurang mampu . Aktifitas ini berjalan sampai tahun 1993.

Melihat semakin tahun semakin banyak yang harus disantuni, maka pada tahun 1994, majelis bersama masyarakat kelurahan sambiroto-semarang mendirikan lembaga social panti asuhan dengan maksud agar pendidikan dan kesejahteraan anak  yatim lebih terjamin di masa datang. Sekretariat   lembaga sosial ini kemudian menjadi panti asuhan AR-rodiyah berada di jl. Sambiroto XII semarang.

Pada bulan ramadhan  1995, atas kesepakatan bersama masyarakat, maka di drikan secara resmi   PA AR-rodiyah di bawah naungan yayasan al-huda . pendirian remi ini ditandai dengan gedung pertama seluas 7X8 meter , yang belakangan di gunakan asrama perempuan. Pembangunan pertama merupakan swadaya murni masyarakat muslim sekitar masyarakat semarang. Pada perjalananya, berdasarkan catatan notariat pada tahun 1996, Yayasan al-huda berfungsi sebagai lembaga yang menangani program panti asuhan lembaga pedidikan dan majelis Ta’lim.

Lambat namun pasti, realisasi perencanaan pembangunan pondok panti terus di upayakan denagn cara menampung zakat mal, zakat fitrah, sumbangan maupun sedekah dari masyarakat kota Semarang. Baru pada tahun 1997, pembangunan pondok panti berikut kantor dan dapur dimulai. Pembangunan yang pendanaanya dari masyarakat muslim di kota semarang dan sekitarnya , ini dibangun atas dukungan tenaga(buruh dan tukang ) masyarakat sekitar panti . walau pun yang di bangun hanya asrama putra, dapur dan perkantoran yang tidak begitu luas,  akan tetapi pembanguna pondok  baru dapat rampung seluruhnya pada tahun 1999.

Saat ini, walau tak begitu megah , setidaknya fasilitas panti berupa asrama putra-putri , ruang aula, kantor, gudang beras kandang rusa dan ruang bermain sudah tersedia. Dengan fasilitas ini, panti dapat memberikan layanan kepada  sebanyak 61 orang anak dan 70 orang non panti. Salah satu bentuk   layanan yang sangat membekas di hati anak adalah operasi pembuatan lubang dubur dan vagina anak panti barnama Tri Wahyu Ningsih

Berdiri kokohnya PA AR-rodiyah saat ini berkat partisipAsinya masyarakat kota semarang, khususnya masyarakat keluraham sambiroto yang sejak lama menginginkan berdirinya panti asuhan untuk anak yatim-piatu

Partisipasi anak panti dan masyarakat keterbatasan tenaga pengelolah panti yang selama ini bekerja dengan system relawan, mendorong pengurus panti mengembangkan partisipasi anak panti dan masyarakat  untuk mengelola dan merawat panti secara keseluruhan. Anak-anak panti yang sudah alumni maupun yang duduk di bangku sederajat sekolah lanjutan tingkat atas diajak menjadi pengelola panti. Proses pelayanan panti secara keseluruhan ada di tangan anak-anak panti yang memang tinggal di lingkungan panti. Proses ini dilakkan secara partisipatip dimana semua aturan –aturan yang selama ini di berlakukan dipanti lahir dari hasil sebuah musyawarah anak panti yang kemudian dikonsolidasikan dengan pengurus panti. Berjalannya proses ini bukanlah tanpa sebab yang berarti, mengingat kegagalan yang pernah di alami pengurus, terutama mencoba mengelola sendiri usaha koperasi tanpa melibatkan anak panti.

Selain itu, pengurus   panti melihat bahwa dengan keterbatasan tenaga pengurus dan relawan (baik masyarakat maupun dari mahasiswa) rasanya panti tidak dapat dikelola dengan baik. Itu sebabnya, sejak tahun 2001 seluruh anak panti di ajak untuk mempunyai rasa  memiliki (sence of   belonging) terhadapa keberadaan dan keberlanjutan  panti. Partisipasi ini tidak hanya berkembang dalam rangka menjaga keindahan, kebersihan dan ketertiban lingkungan panti, melainkan juga sampai  kepada partisipasi dalam mengelola setiap usaha ekonomi produktip (UEP) panti.

Adanya saling memiliki , (sence of  belonging ), adanya usaha ekonomi yang memberi intensif bagi anak panti dan adanya kesetiakawanan yang tersosialisasi jauh-jauh hari di panti menjadikan pengelola  KH. Ahmad suhari menjadi lebih ringan dan berkah. Kemudahan ini semakin terasa bahwa manakala panti memutuskan bahwa utuk tugas HUMAS diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat di lingkungan panti sebanyak 4 orang terdiri dari bapak soadi , Agus Cahyono, Yoni dan Kasino. Dari keempat inilah terjaminya keberadaan panti di masyarakat, begitu pula keamanan panti semakin terjaga dengan baik. Usaha pendukung keberlanjutan panti mengandalkan sumbangan dan zakat masyarakat untuk menjaga keberlangsungan hidup panti  sangatlah riskan. Selain tidak dapat diprediksi  jumlah sumbangan dan zakat yang akan terima, juga tak di ketahui  kapan  dukungan dana seperti ini akan masuk kas panti. Kalau pun dapat di prediksi waktu datangnya sumbangan seperti pada bulan ramadhan (melalui zakat fitrah dan mal ), namun jumlahnya tidaklah mungkn di prediksi .

Selain alasan-alasan ini, pengurus panti yang selama ini bekerja suka relawan, harus juga dipikirkan kesejahteraanya, setidaknay untuk insentif bulanan mengingat panti tidak menerapkan sitem gaji .

Berdasarkan alasan di atas , pengurus panti kemudian membuat usaha-usaha ekonomi produktif. Ada 3 kategori bentuk kerja sama usaha produktip panti. Pertama , UEP bekerja sama dengan anak panti ; kedua, ekonomi produktif bekerja sama dengan masyarakat ; ketiga, usaha yang di kelola bekerjasama dengan pengusaha . kerja sama anak panti juga di maksudkan pula  sebagai proses belajar anak agar menjadi lebih mandiri dan mulai memikirkan masa depanya kelak.

Saham terbesar anak panti di tambah pengurus panti. Bentuk koperasi dengan saham bersama ini mulai dilaksanakan pada tahun 2001. Sebelum tahun 2001, koperasi yang berdiri tahun 1999 ini, pernah bangkrut karena system pengelolaanya sepenuhnya di kelola oleh pengurus panti. Bangkrut koperasi waktu itu lebih disebabkan tidak terlibatnya anak panti dalam pengelolaan . karena tidak adanya rasa memiliki dari anak panti koperasitidak yang di peroleh tidak memadai untuk koperasi terus di pertahankan.

Usaha produktif lain yang di kelola oleh anak panti adalah penjualan air minum ke msyarakat, terutama warung- warung yang ada di lngkungan panti. Usaha ini, sepenuh nya di kelola oloeh anak panti , dimana yang terlibat mendapat intensip dari penjualan air satu jerigen Rp700. Begitu jutga usaha roti yang di kelola anak panti terutama anak perempuan. Usaha musiman ini , di lakukan saat lebaran  atau hari besar  lainnya sesuai permintaan konsumen yang  berasak dari instansi pemerintahan dan kepolisian  di semarang  . luasnya jangkauan pemasaran kue dan roti ini berkat sosialiasasi kanwil sosisal jateng . selain itu , jenis usaha yang sedang di kembangan adalah peternakan kijang, kambing, ayam, kolam, (gurami  dan tawes ) dan pertanian sayuran .

USAHA KERJA SAMA DENGAN MASYARAKAT        

Kategori usaha kedua yakni usaha yang dilakukukan bersama masyarakat. Bentuk usahnya ada bersifat jasa dan ada tang dalam bentuk produksi penyewaan sound system   sekaligus rebana, bengkel, pembuatan paving block  dan warung makan . sampai saat ini masih berjalan lancar dan sangat besar kontribusinya dalam mempertahankan keberlangsungan panti .

USAHA KERJASAMA DENGAN PENGUSAHA                                    

Adapun kategori usah ketiga yang bekerja sama dengan Balqis Queen semarang adalah sabun dan deterjen produk yang di beri nama shaff ini merupakan kerjasama antar pihak dimana pemilik merk adalah panti asuhan ar-rodiyah , sewdangkan pemillik produk adal balqis queen semarang. Sistemnya sangat sederhana, isi deterjen atau sabun yang di produksi BALQIS QUEEN di beli oleh panti dengan harga produk pokok untuk kemudian di jual setelah di packaging   dengan merk shaff .

Selain kategori ketiga usaha di atas, yayasan Al-huda mengembangkan pula bursa kerja khusus (BKK) bagi anak- anak panti maupun masyarakat kota semarang. kepercayaan yang di berikan oleh beberapa perusahaan jepang di Jakarta ini, secara khusus  akan menampung tenaga kerja setingkat tamatan sekolah lanjutan  tingkat atas dengan system kontrak. BKK Al- huda, sebagai  agen berfungsi melakukan seleksi awal dengan syarat yang telah di tentukan . program  BKK ini mulai tahun 2004.

Advertisements

3 Responses

  1. Apik za,
    Lanjutkan !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: